Analisis Sentimen Media Sosial · 2025

MEDAN PERTEMPURAN DIGITAL

Anatomi Polemik Rempang di Twitter & TikTok

Analisis data riil media sosial mengungkap bagaimana narasi online dibentuk, diperkuat, dan didominasi oleh keterlibatan emosional di atas peliputan faktual — dari percakapan di Twitter hingga gelombang video dan komentar di TikTok.

225

Postingan Twitter

97

Akun Unik Twitter

98

Postingan TikTok

8.400+

Komentar TikTok

89,7%

Caption TikTok Negatif

67%

Komentar TikTok Negatif

Twitter / X

Anatomi Polemik Rempang di Twitter

Analisis data riil Twitter mengungkap bagaimana narasi online dibentuk, diperkuat, dan didominasi oleh keterlibatan emosional di atas peliputan faktual.

Jangkauan vs. Reaksi: Apa yang Mendorong Keterlibatan?

Metode & Data

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis data dari Twitter, menghasilkan total 225 postingan yang relevan.

Waktu Pengambilan Data
  • Tanggal Mulai: 19 Feb 2024
  • Tanggal Akhir: 22 Jun 2025
Tipe Data
  • Main Post: 179
  • Repost: 39
  • Reply: 7
Sumber Data (97 Akun Unik)

Top 5 Akun Paling Aktif:

  1. @msaid_didu: 40 postingan
  2. @Boediantar4: 16 postingan
  3. @YLBHI: 8 postingan
  4. @tempodotco: 7 postingan
  5. @walhinasional: 6 postingan

Meskipun laporan berita memberikan jangkauan, unggahan yang bermuatan emosional dari para influencer-lah yang menangkap reaksi, menghasilkan likes dan reposts yang sangat tinggi.

Empat Narasi Dominan

Percakapan ini bukanlah debat yang seimbang. Ini didominasi oleh empat tema kuat yang beresonansi secara emosional yang secara konsisten membingkai isu dalam sudut pandang negatif terhadap pihak berwenang.

Brutalitas Polisi & Impunitas

Tema yang paling kuat, menghubungkan Rempang dengan tragedi masa lalu seperti Kanjuruhan. Kata kunci: "gas air mata," "brutal," "impunitas."

Kritik Pemerintah & Politik

Menyalahkan secara langsung pemerintah karena gagal melindungi warga. Kata kunci: "gusur rakyat," "penjual negara."

Sentimen Anti-Asing/Oligarki

Membingkai konflik sebagai pengorbanan rakyat demi investor asing dan elite lokal. Kata kunci: "China," "oligarki."

HAM & Tanah Leluhur

Argumen dasar yang berlandaskan keadilan, hak, dan warisan. Kata kunci: "hak rakyat," "tanah leluhur."

Anatomi Pengaruh

Alur pengaruh mengalir dalam pola yang jelas, dari pemicu berita ke pembentuk ideologi dan penguat emosional, menciptakan ruang gema yang kuat.

Pemicu Berita

@kumparan, @tempodotco

Pembentuk Narasi

@msaid_didu (Ideologis)

@Mythicalforest (Emosional)

Penguat-Mega

@iwanfals (Simbolis)

@Opposisi6890 (Penyebar Ulang)

Putusan Digital: Analisis Mendalam

Pemicu Emosi > Informasi

Unggahan paling viral bukan yang informatif, tapi yang memicu kemarahan & frustrasi. Narasi ketidakadilan sistemik dari @Mythicalforest sangat resonan dengan audiens.

Media: Pemicu, Bukan Penentu

Media seperti @kumparan memulai percakapan, tapi sentimen dan arah narasi ditentukan oleh influencer yang membingkai ulang berita secara emosional.

Kekuatan Figur Publik

Keterlibatan @iwanfals & @msaid_didu secara signifikan memperluas jangkauan isu, menunjukkan kekuatan pengaruh dan kepercayaan pada akun mereka.

Peta Aktor Kunci

  • Agenda-Setter Ideologis: @msaid_didu
  • Pembingkai Emosional: @Mythicalforest, @lord_kobra
  • Mega-Influencer Simbolis: @iwanfals
  • Amplifier Utama: @yaniarsim, @Opposisi6890

Putusan Digital: Konsensus yang Sangat Negatif

Ruang digital bukanlah forum untuk debat tetapi platform untuk protes. Sentimennya hampir seluruhnya negatif, didorong oleh kemarahan dan empati bagi warga yang terdampak.

Poin Kunci

Analisis menunjukkan lanskap digital yang sepenuhnya didominasi oleh suara-suara kritis. Polemik Rempang menjadi simbol frustrasi publik yang lebih luas terhadap ketidakadilan sistemik, impunitas polisi, dan anggapan kegagalan pemerintah. Narasi pro-proyek atau netral hampir tidak ada atau tenggelam. Ini menyoroti kekuatan pembingkaian emosional yang relevan secara budaya dalam memenangkan perang narasi online, terlepas dari fakta kebijakan atau proyek di lapangan.

TikTok

Denyut Nadi Digital TikTok

Analisis sentimen publik terhadap isu Rempang Eco City — berdasarkan 98 postingan dan 8.400+ komentar.

Analisis Sentimen pada Post Caption TikTok Topik Rempang

Sentimen yang dibangun oleh para kreator konten dalam caption postingan mereka.

89,7%

Postingan Negatif

7,2%

Postingan Positif

3,1%

Postingan Netral

Pertumbuhan Like, Share, Komen Topik Rempang di TikTok

Visualisasi tren interaksi audiens dari waktu ke waktu, menyoroti puncak aktivitas diskusi.

Pertumbuhan Likes

Pertumbuhan Comments

Pertumbuhan Shares

Analisis Grafik:

Grafik menunjukkan lonjakan interaksi yang sangat signifikan pada September 2023, yang bertepatan dengan momen-momen krusial seperti bentrokan dan aksi solidaritas yang viral. Puncak tertinggi likes dan comments terjadi di sekitar pertengahan bulan, didorong oleh konten-konten emosional yang diunggah oleh akun seperti @fazza.mateen, @batambergerak.id, dan @jhonlex727. Setelah periode ini, tingkat interaksi cenderung menurun namun tetap fluktuatif, menandakan bahwa isu Rempang masih menjadi perhatian sporadis di TikTok, terutama ketika ada perkembangan baru.

Analisis Sentimen pada Komentar TikTok Topik Rempang

Melihat lebih dalam reaksi dan sentimen audiens yang diekspresikan melalui 8.400+ komentar.

67%

Negatif

22%

Netral

11%

Positif

Analisis Umum:

Analisis terhadap lebih dari 8.000 komentar menunjukkan polarisasi yang sangat kuat ke arah sentimen negatif (67%). Hal ini kontras dengan sentimen caption yang cenderung netral. Audiens secara masif menyuarakan penolakan, kekecewaan, dan kritik. Kata kunci seperti "rakyat", "pemerintah", "melayu", "tanah", dan "gusur" mendominasi percakapan, mengindikasikan bahwa inti perdebatan berpusat pada isu hak-hak masyarakat, keadilan, identitas budaya, dan tindakan pemerintah.

Kata Kunci Populer di Komentar

hukum rakyat adil gusur investasi melayu warga tolak aparat pemerintah polisi tanah jokowi relokasi

10 Suara Paling Vokal di TikTok

Analisis author teratas yang memimpin narasi dan interaksi seputar isu Rempang, beserta detail konten dan interaksi mereka.

1. @fazza.mateen

16/09/2023

133,7K 2.186 2.722
"Ada Apa Dengan Pulau Rempang? #pulaurempang #pulaurempanggalang..."

Analisis Narasi:

Menggunakan pertanyaan retoris fundamental untuk memprovokasi rasa ingin tahu dan memulai percakapan dasar tentang isu Rempang.

2. @batambergerak.id

23/08/2023

110,6K 7.699 7.310
"Tak kan hilang melayu di bumi #rempang #batam #fyp"

Analisis Narasi:

Membangun narasi perjuangan identitas dan kultural dengan slogan nasionalis-kedaerahan untuk membangkitkan sentimen kebanggaan dan perlawanan.

3. @jhonlex727

07/09/2023

72,3K 3.999 3.877
"Anak sekolah di Rempang tercerai berai akibat bentrok aparat dgn masyarakat krna BP batam maksa mau menggusur warga Rempang"

Analisis Narasi:

Menggunakan citra korban anak-anak untuk membangkitkan empati dan kemarahan publik, serta menyoroti sisi humanis yang tragis dari konflik.

4. @katakantutus_

11/09/2023

71,8K 2.931 2.113
"Melayu Kalimantan datang ke Batam demi membela masyarakat Rempang"

Analisis Narasi:

Menekankan narasi solidaritas antardaerah untuk menunjukkan bahwa isu ini bukan hanya masalah lokal, melainkan perjuangan bersama.

5. @haluanidotco

17/09/2023

53,6K 1.027 2.342
"Pulau Rempang rusuh, kenapa sih? #haluan #haluanmedia #promedia"

Analisis Narasi:

Memposisikan diri sebagai media yang kritis dengan mengajukan pertanyaan langsung tentang penyebab kerusuhan, mendorong audiens untuk berpikir lebih dalam.

6. @pagasfatiko

20/09/2023

25,8K 2.419 4.667
"WARGA MELAYU REMPANG MENDAPATKAN KUNJUNGAN DARI BRUNAI DARUSSALAM #REMPANG..."

Analisis Narasi:

Memperkuat narasi dengan menunjukkan adanya perhatian dari pihak luar (Brunei), memberikan kesan bahwa isu ini mendapat sorotan internasional.

7. @liputan6.sctv

19/09/2024

20,6K 858 918
"Dan terjadi lagi.. #pulaurempang #rempang #newssctv #liputan6sctv #liputan6pagi #beritatiktok #tiktokberita #fyp #foryou #fypindonesia #longervideos"

Analisis Narasi:

Menggunakan format laporan berita khas media besar untuk memberikan legitimasi dan jangkauan nasional pada isu Rempang, dengan caption singkat yang menyiratkan keberulangan insiden.

8. @inilahbatam

02/07/2025

19,8K 546 1.287
"Kondisi terkini rumah relokasi warga Rempang, gimana menurut kalian?? Cc @infopromobatam #batam #inilahbatam #tentangbatam..."

Analisis Narasi:

Mengajukan pertanyaan langsung kepada audiens ('gimana menurut kalian??') untuk secara aktif memancing interaksi dan engagement pada postingan, memposisikan diri sebagai fasilitator diskusi.

9. @eowhuihui

29/04/2025

16K 1.238 1.343
"kasus REMPANG kalau tidak viral, akan berlaku sampai 2080 kasus ini terjadi dibawah pimpinan Mendagri tito karnavian, dan kapolri Listyo Sigit, beserta jajaran Luhut dan bahlil, presiden jokowi #rempang #tni #polri..."

Analisis Narasi:

Membangun urgensi dengan narasi ancaman jangka panjang ("sampai 2080") dan menunjuk langsung tokoh-tokoh berkuasa untuk meningkatkan tekanan publik dan mendorong viralitas.

10. @mang_eko84

16/09/2023

15,4K 1.142 1.016
"save rempang #saverempang #tanahair #indonesia #keadilan #polisi..."

Analisis Narasi:

Menggunakan tagar aktivisme populer dan mengaitkan isu dengan politik nasional untuk menarik audiens yang lebih luas.

Analisis Sentimen 3 Postingan Viral "REMPANG"

Viral 1

@fazza.mateen

Analisis Komprehensif:

Video ini, yang menampilkan sosok sentral dalam perjuangan Rempang, memicu 86% sentimen negatif. Komentar didominasi oleh ungkapan dukungan moral ("sehat selalu bang long"), kekecewaan terhadap penegak hukum ("bapak yang kumisan ini pejuang...tapi udah ditangkep"), dan kemarahan atas ketidakadilan. Sentimen positif yang minim (5%) umumnya berisi doa dan harapan, sementara sentimen netral (9%) berisi pertanyaan tentang kabar terbaru, menunjukkan bahwa video ini berhasil membangun ikatan emosional yang kuat antara audiens dan figur perjuangan.

Viral 2

@batambergerak.id

Analisis Komprehensif:

Dengan narasi "Takkan Melayu Hilang di Bumi", video ini menjadi magnet solidaritas etnis, menghasilkan 88% sentimen negatif yang kuat. Komentar dipenuhi seruan persatuan ("melayu seluruh dunia harus bgkit"), dukungan dari berbagai daerah ("kami org minang mndukung"), dan kecurigaan terhadap pihak asing ("sumber alam nk dibagi ke syarikat asing china"). Sentimen netral (10%) kebanyakan bertanya tentang konteks, sementara sentimen positif (2%) sangat langka. Video ini efektif membingkai isu Rempang sebagai perjuangan martabat dan warisan Melayu.

Viral 3

@jhonlex727

Analisis Komprehensif:

Video yang menunjukkan dampak konflik pada anak-anak sekolah ini memicu ledakan emosi, menghasilkan 91% sentimen negatif. Komentar didominasi oleh rasa iba dan kemarahan ("kasihan anak anak pasti trauma"), kritik keras terhadap aparat ("pelanggaran ham"), dan pertanyaan tentang absennya peran pemerintah ("pak presiden tolong"). Sentimen netral (8%) hanya sebatas pertanyaan klarifikasi. Hampir tidak adanya sentimen positif (1%) menunjukkan bahwa konten yang menyoroti korban sipil, terutama anak-anak, adalah pemicu sentimen negatif paling kuat dan paling universal di antara audiens.

Author dan Topik Video Pendukung Rempang Ecocity

Analisis Umum:

Sebagai penyeimbang narasi, terdapat sejumlah konten yang mendukung proyek Rempang Ecocity. Video-video ini umumnya berasal dari akun media berita lokal dan akun yang secara spesifik dibuat untuk mempromosikan proyek. Analisis umum dari konten pendukung menunjukkan beberapa tema utama:

  • Fokus pada Pembangunan dan Modernisasi: Konten seperti yang diunggah oleh @gokepridotcom dan @inilahbatam cenderung menyoroti aspek positif dari pembangunan, seperti kemajuan infrastruktur, potensi penyerapan tenaga kerja, dan citra Batam sebagai kota modern.
  • Sosialisasi Proyek: Akun seperti @ceriterempang secara aktif menyajikan informasi mengenai rencana pengembangan, desain rumah relokasi, dan testimoni positif dari warga yang setuju untuk pindah. Narasi ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa proyek berjalan dengan baik dan diterima oleh sebagian masyarakat.
  • Klarifikasi dan Informasi Resmi: Konten dari @turhamun.st dan akun serupa seringkali berisi pernyataan dari pejabat pemerintah atau BP Batam yang memberikan klarifikasi, menjanjikan kompensasi, dan menjelaskan manfaat jangka panjang dari proyek bagi ekonomi daerah.

Secara keseluruhan, narasi pendukung ini membangun citra Rempang Ecocity sebagai sebuah keniscayaan untuk kemajuan, dengan fokus pada solusi yang ditawarkan pemerintah dan manfaat ekonomi, sebagai kontra-narasi terhadap isu hak-hak masyarakat dan pelestarian budaya yang diangkat oleh pihak kontra.

Strategi Rekomendasi Konten TikTok untuk Rempang EcoCity

Strategi 1: Humanis & Dialogis

Testimoni Warga Pro-Relokasi: Fokus pada cerita personal warga yang setuju pindah, tampilkan kehidupan baru dan alasan mereka mendukung proyek.

Sesi Q&A Langsung: Adakan TikTok Live dengan perwakilan resmi untuk menjawab pertanyaan "panas" dari netizen secara transparan.

Video "Fakta vs. Hoax": Buat seri video pendek yang mengklarifikasi disinformasi dengan data yang mudah dipahami.

Strategi 2: Fokus Manfaat & Masa Depan

Visualisasi 3D/Animasi Masa Depan: Tampilkan bagaimana Rempang akan terlihat di masa depan (sekolah, pusat ekonomi, ruang hijau) dengan kualitas produksi tinggi.

Konten "Peluang untuk Generasi Muda": Buat video sinematik tentang peluang kerja baru dan wawancarai anak muda lokal tentang aspirasi mereka.

Kolaborasi dengan Influencer Edukasi: Ajak influencer kredibel untuk membahas potensi ekonomi Rempang Ecocity secara objektif.

Skema Pendeteksi Konten Viral dengan AI

AI Social Listening Dashboard: Isu Rempang
Real-Time
Potensi Viral - ALERT NEGATIF

Author: @jhonlex727

Caption: Anak sekolah di Rempang tercerai berai...

Velocity: +5K likes/jam

Sentiment: 91% Negatif

Potensi Viral - AMPLIFY POSITIF

Author: @ceriterempang

Caption: Warga sambut baik rumah relokasi baru...

Velocity: +2K likes/jam

Sentiment: 85% Positif

Rekomendasi Cerdas Berbasis AI

Sebagai Analis Bisnis yang mempertimbangkan investasi di Rempang, masukkan masalah atau tujuan Anda. AI akan memberikan rekomendasi langkah strategis berdasarkan data, informasi Google, dan tren TikTok.